RUMAH RUNTUH! JOM BANTU HADIAHKAN RUMAH YANG LAYAK UNTUK KELUARGA MISKIN.
Program pemerkasaan komuniti yang diselia secara langsung oleh pensyarah kami, En Nurrohman Zulkarnain, pada mulanya kami dan beberapa rakan lain menjalankan pemerhatian di lapangan bagi menentukan bakal penerima manfaat program pemerkasaan yang dirancang. Semasa pemerhatian kami, kami terjumpa komuniti yang kami fikir sangat layak mendapat manfaat daripada program ini.

Gambar 1: Kami berhubung dengan keluarga bakal penerima serta pengagihan bantuan kepada keluarga penerima sekitar Disember 2021.

Gambar 2: Keadaan rumah sebelum roboh pada Disember 2021
Pasca silaturahim kami dengan calon penerima manfaat, kami menerima kabar bahwasannya tempat tinggal calon penerima manfaat tersebut roboh dan tidak lagi layak untuk dihuni. Kami bersama rekan-rekan yang awalnya hanya terfokus pada pemerkasaan ekonomi akhirnya kami mencoba untuk membantu keluarga calon penerima manfaat tersebut untuk memiliki tempat tinggal yang layak. Pasca kejadian keluarga tersebut menumpang di salah satu rumah tak berpenghuni yang tidak jauh dari tempat tinggal yang mereka diami meski harus berat hati mereka harus tinggal di tempat tersebut sambil menunggu bantuan.


Keadaan rumah keluarga penerima manfaat yang roboh akibat tiang yang rapuh dimakan usia
Kami dibantu dengan rakan yang tinggal disana untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar keluarga tersebut dapat memperoleh perhatian terkait musibah yang diterimanya. Selain daripada itu, kami mencoba untuk melakukan pengumpulan dana terkait hal tersebut namun belum sempat melakukan pengumpulan dana kami menemui beberapa rintangan yang membuat kami harus membatalkan niat baik tersebut. Namun, dibeberapa kesempatan kami terus melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing untuk hal tersebut. Upaya yang disarankan yakni menyerahkan hal ini kepada pemerintah setempat, untuk memperoleh perhatian terkait hal tersebut.
Namun, apabila melalui langkah ini belum menemukan titik kepastian, barulah kita berusaha secara maksimal untuk membantu calon penerima manfaat tersebut sesuai kemampuan yang kita miliki. Dalam beberapa bulan kemudian kami memperoleh kabar bahwasannya keluarga penerima manfaat yang rumahnya roboh tersebut ternyata belum memperoleh bantuan sehingga mereka memutuskan untuk membangun kembali rumah yang roboh tersebut dengan kayu seadanya.
Berikut keadaan rumah setelah dibangun kembali dengan kayu runtuhan seadanya. Rumah itu masih kurang terutama penyanggah tiang tengah yang masih menggunakan kayu ala kadarnya. Keluarga tersebut merupakan keluarga miskin yang mencari barang bekas dan salah seorang ahli keluarga itu menghidap penyakit kronik.




اليد العليا خير من اليد السفلى
“Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah.”
(Riwayat al-Bukhari)
Jom #BuatBaik!
RUMAH RUNTUH! JOM BANTU HADIAHKAN RUMAH YANG LAYAK UNTUK KELUARGA MISKIN.
Program pemerkasaan komuniti yang diselia secara langsung oleh pensyarah kami, En Nurrohman Zulkarnain, pada mulanya kami dan beberapa rakan lain menjalankan pemerhatian di lapangan bagi menentukan bakal penerima manfaat program pemerkasaan yang dirancang. Semasa pemerhatian kami, kami terjumpa komuniti yang kami fikir sangat layak mendapat manfaat daripada program ini.

Gambar 1: Kami berhubung dengan keluarga bakal penerima serta pengagihan bantuan kepada keluarga penerima sekitar Disember 2021.

Gambar 2: Keadaan rumah sebelum roboh pada Disember 2021
Pasca silaturahim kami dengan calon penerima manfaat, kami menerima kabar bahwasannya tempat tinggal calon penerima manfaat tersebut roboh dan tidak lagi layak untuk dihuni. Kami bersama rekan-rekan yang awalnya hanya terfokus pada pemerkasaan ekonomi akhirnya kami mencoba untuk membantu keluarga calon penerima manfaat tersebut untuk memiliki tempat tinggal yang layak. Pasca kejadian keluarga tersebut menumpang di salah satu rumah tak berpenghuni yang tidak jauh dari tempat tinggal yang mereka diami meski harus berat hati mereka harus tinggal di tempat tersebut sambil menunggu bantuan.


Keadaan rumah keluarga penerima manfaat yang roboh akibat tiang yang rapuh dimakan usia
Kami dibantu dengan rakan yang tinggal disana untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar keluarga tersebut dapat memperoleh perhatian terkait musibah yang diterimanya. Selain daripada itu, kami mencoba untuk melakukan pengumpulan dana terkait hal tersebut namun belum sempat melakukan pengumpulan dana kami menemui beberapa rintangan yang membuat kami harus membatalkan niat baik tersebut. Namun, dibeberapa kesempatan kami terus melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing untuk hal tersebut. Upaya yang disarankan yakni menyerahkan hal ini kepada pemerintah setempat, untuk memperoleh perhatian terkait hal tersebut.
Namun, apabila melalui langkah ini belum menemukan titik kepastian, barulah kita berusaha secara maksimal untuk membantu calon penerima manfaat tersebut sesuai kemampuan yang kita miliki. Dalam beberapa bulan kemudian kami memperoleh kabar bahwasannya keluarga penerima manfaat yang rumahnya roboh tersebut ternyata belum memperoleh bantuan sehingga mereka memutuskan untuk membangun kembali rumah yang roboh tersebut dengan kayu seadanya.
Berikut keadaan rumah setelah dibangun kembali dengan kayu runtuhan seadanya. Rumah itu masih kurang terutama penyanggah tiang tengah yang masih menggunakan kayu ala kadarnya. Keluarga tersebut merupakan keluarga miskin yang mencari barang bekas dan salah seorang ahli keluarga itu menghidap penyakit kronik.




اليد العليا خير من اليد السفلى
“Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah.”
(Riwayat al-Bukhari)
Jom #BuatBaik!
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tuan-tuan dan puan-puan yang dirahmati Allah SWT, tiada kata-kata yang dapat kami sampaikan dan tiada balasan yang dapat kami sampaikan melainkan ucapan terima kasih dan doa untuk anda semua atas keprihatinan saudara-saudara kita yang ditimpa musibah rumah mereka. live in telah runtuh sepenuhnya sejak 2021 tahun lepas, Alhamdulillah berkat doa dan bantuan Tuan/Puan/Puan, kerja-kerja pengubahsuaian rumah En Sopiyan telah dapat direalisasikan walaupun hanya bahagian dapur, kerana dana yang tidak mencukupi untuk menyiapkan semuanya. . Dalam proses ini, kami mengumpul dana sebanyak 3x pada platform donation.com ini dan hasilnya adalah seperti yang dapat kita lihat dalam imej di bawah:






Setakat ini kami masih berusaha untuk meneruskan kerja-kerja pengubahsuaian rumah En Sopiyan sehingga selesai, mohon doanya dalam beberapa bulan akan datang kami akan membina semula rumah di bilik utama rumah En Sopiyan, insyaAllah. Dana yang akan kami gunakan untuk merealisasikan program susulan ini datang daripada penderma di negara lain dan hasil semasa ialah (06/06/2023) $1,151.48 atau apabila ditukar kepada Ringgit sekitar RM 5,305.44
Innalillahi Wa Innailaihi Roji'un, Beberapa minggu lepas selesai pembinaan bahagian dapur, isteri En Sopiyan yang menghidap penyakit kronik telah dipanggil oleh Allah SWT, Semoga Allah mengampuni dosa beliau dan kita semua. . Amin!
Tiada Rujukan Terkini
Belum ada yang merujuk kempen ini